KATA PENGANTAR
Puji syukur Kehadirat Allah Yang
Maha Kuasa yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, sehingga
penulis mampu menyelesaikan naskah Karya Tulis Ilmiah tanpa halangan suatu
apapun.
Karya Tulis Ilmiah ini merupakan hasil
penelitian di Taman Kanak-kanak dan merupakan harapan bagi setiap guru TK untuk
meningkatkan kemampuan motorik halus anak TK, di mana pembelajaran melalui
penerapan metode demonstrasi dan pemberian tugas pada pengembangan seni ini
diharapkan mampu meningkatkan kreativitas anak. Dan untuk menunjang
keberhasilan dari pembelajaran ini di antaranya adalah keuletan, yang disertai
dengan sikap sabar dan teliti yang penuh rasa tanggung jawab dari guru dalam
menghadapi anak didik.
Proses penyusunan Karya Tulis Ilmiah
ini hingga selesai dengan baik tidak lepas dari bantuan berbagai pihak.
Peneliti menyadari bahwa Karya
Ilmiah ini belum sempurna, untuk itu tidak menutup kemungkinan saran dan kritik
yang membangun agar dapat memberikan khazanah dalam Karya Tulis Ilmiah ini.
Semoga Karya Tulis Ilmiah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, terutama bagi
dunia pendidikan. Amin….
Makassar,20
Desember 2015
Penulis
|
|
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL………………………………………………………… i
PENGESAHAN………………………………………………………
……… ii
KATA PENGANTAR………………………………………………………..
iii
DAFTAR
ISI………………………………………………………………… iv
BAB I
PENDAHULUAN…………………………………………………… 1
A. Latar Belakang
Masalah……………………………………………… 1
B. Identifikasi
Masalah………………………………………………….. 2
C. Analisis
Masalah……………………………………………………… 3
D. Rumusan
Masalah……………………………………………………. 3
E. Tujuan
Penelitian…………………………………………….............. 3
F. Manfaat
Penelitian…………………………………………………… 3
BAB II PEMBAHASAN…….……………………………………………................
7
A. Pengertian tanaman…………..……………………………………….
7
B. Manfaat Tanaman………………………...…………………….…….
8
C. Mengenalkan tanaman di dunia
pendidikan…………………………... 11
BAB III PENUTUP……………………………………………………………….…. 13
A. Kesimpulan…………………………………………………………..
.13
B. Saran……………………………………………………………………13
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………….. ………
14
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.latar belakang
Perkembangan
otak manusia pada dasarnya berkembang sangat pesat ketika mereka masih
anak-anak, sehingga pengenalan akan berbagai hal (khususnya lingkungan sekitar)
sangat diperlukan bagi pembentukan kepribadiannya kelak. Segala informasi yang
ditangkap oleh anak akan dimasukkan sebagai sebuah memori untuk kemudian diolah
dan dieskpresikan melalui segala tingkah laku yang dia tunjukkan. Namun memang
tidak semua anak mempunyai kemampuan (kecerdasan) yang sama, selain karena
faktor genetis (bawaan / turunan), faktor lingkungan dan pendidikan ikut
mempengaruhi pola perkembangan kecerdasan seorang anak.
Rangsangan
sangat diperlukan bagi perkembangan ini, baik berupa perhatian dan tuntunan
dari orang tua atau bahkan lingkungan alam sekitar ( khususnya yang masih
alami). Kebanyakan orang tua karena pola pendidikan kepada anaknya yang
cenderung “dipaksakan” malah justru menghambat perkembangan kecerdasan si anak
sehingga sering membuat anak tumbuh tidak seperti seharusnya (alami).
Diantaranya tersedianya berbagai media pendidikan anak yang mudah didapat di
toko dan kebanyakan hanya untuk dipakai saja (konsumtif), sedang anak sendiri
bahkan orang tuapun juga tidak tahu bagaimana cara membuatnya dan cara
memperbaikinya jika rusak.
Alam dan segala
isinya merupakan media yang sangat bagus bagi proses perkembangan kecerdasan
anak, karena di alamlah segala ciptaan Tuhan bisa diketemukan untuk dipelajari
dan dikenalkan kepada anak. Biasanya alam juga akan memberikan suasana
tersendiri bagi anak untuk bisa merasakan (berinteraksi) secara langsung dengan
lingkungan yang seharusnya. Disinilah sebenarnya segala kemampuan dan
kecerdasan anak akan muncul dengan sendirinya, sedang peran orang tua adalah
membimbing dan mengajarkan apa yang seharusnya bisa diajarkan. Sehingga ada
pepatah, kalau ingin anak kita bisa tumbuh secara alami maka biarlah alam yang
akan mengajarkan (membimbingnya).
Dunia anak
adalah dunia bermain, dan pada usia anak-anak lah saat yang tepat untuk
menanamkan kesadaran dan nilai-nilai untuk lebih menghargai lingkungannya.
Dengan memperkenalkan berbagai komponen alam dan fungsinya, juga mencoba
mengembalikan lagi dunia anak-anak yang sebenarnya yaitu bermain di alam bebas
sehingga akan lebih mendorong daya inovasi dan kreativitasnya terhadap berbagai
hal yang ada di lingkungan sekitarnya.
Pada
masa inilah sebaiknya anak diajarkan bagaimana cara memanfaatkan lingkungan
dengan baik misalnya saja mengenai tanaman-tanaman yang ada disekitar rumahnya.saat
seorang anak hanya sering berada di dalam rumah dan tak pernah mengenal tentang
dunia luar mereka tidak akan pernah tahu bagaimana lingkungan itu dan bahkan
mereka tidak akan tahu seperti apa tanaman itu.Tanpa kita sadari tanaman-tanaman
yang ada disekitar rumah juga memiliki manfaat yang sangat besar bagi
pengetahuan anak.
B. Identifikasi Masalah
Seperti yang telah diuraikan dalam
latar belakang di atas, masalah yang diidentifikasikan adalah:
1.anak-anak tidak akan tahu seperti apa
tanaman itu.
2.anak-anak tidak akan tahu manfaat
tanaman disekitar lingkungannya
3.banyak anak-anak yang belum
mengenal pentingnya memelihara tanaman.
Berdasarkan
analisis di atas, Rumusan Masalah yang dapat kita peroleh adalah
“Apakah yang dimaksud dengan
Tanaman?”Bagaimana cara mengenalkan manfaat tanaman yang ada di lingkungan
sekitar?”bagaimana cara mengenalkan tanaman dalam bidang pendidikan?”
C.Analisis
Masalah
Dari identifikasi masalah di atas,
masalah yang akan dipecahkan adalah seorang anak harus diajarkan akan
pentingnya pengenalan tanaman di usia dini,mengapa demikian?disamping untuk
pemanfaatan pengetahuan tentang tanaman yang semakin dia kenal, mereka juga
akan semakin mengenal lingkungan yang
ada disekitar mereka dan pada akhirnya mereka akan tertarik dan mencintai
tanaman ,bahkan mereka akan belajar untuk merawat tanaman seperti bunga
misalnya sebagai bukti kecintaan mereka terhadap tanaman.
D.Rumusan Masalah
Berdasarkan
analisis di atas, Rumusan Masalah yang dapat kita peroleh adalah
“Apakah yang dimaksud dengan Tanaman?”
bagaimana manfaat tanaman yang ada di lingkungan sekitar?”bagaimana cara
mengenalkan tanaman dalam bidang pendidikan?”
E.Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk
mengenalkan kepada anak didik tentang tanaman dan manfaat yang terdapat pada
tanaman.
F.Manfaat Penelitian
1.anak didik akan mengetahui tanaman
itu seperti apa.
2.anak didik akan mengenal manfaat
tanaman
3.mereka akan semakin mengenal
lingkungan sekitar mereka.
BAB II
PEMBAHASAN
A.Pengertian
Tanaman
Tanaman
adalah mahluk hidup yang tidak dapat berpindah tempat dan memproduksi
makanannya sendiri. Sangat berbeda dengan hewan terutama manusia yang
menggantungkan hidupnya dengan mahluk hidup lainnya, dengan bantuan sinar
matahari makanan tanaman diproduksi sendiri menggunakan unsur-unsur anorganik
yang terdapat di tempat sekitar mereka hidup. Proses ini disebut fotosintesis
dan dilakukan oleh semua jenis tanaman. Sifat tanaman ini disebut autotrof, dan
karena sifat inilah tanaman selalu ditempatkan di tempat pertama di setiap
rantai makanan mahluk hidup.
Pada
tanaman proses fotosintesis dilakukan di siang hari dikala matahari menyinari
bumi. Proses ini adalah proses biokimia yang juga dilakukan oleh jenis lumut
dan bakteri untuk memproduksi makanan. Photos artinya cahaya dan dengan
menggunakan cahaya matahari inilah tumbuhan mengubah gas karbondioksida dan
unsur-unsur mineral dalam tanah serta air untuk menghasilkan gula (glukosa) dan
oksigen. Proses ini dilakukan oleh zat hijau daun bernama klorofil yang berada
di daun dan dilindungi oleh lapisan lilin untuk mencegah penguapan. Gula disini
disimpan tumbuhan sebagai cadangan energi, dan oksigen yang dihasilkan
dinikmati oleh semua mahluk hidup di dunia ini.
Pada
awal terciptanya, bumi tidak memiliki oksigen dan karena itulah tidak ada
mahluk hidup yang dapat hidup. Proses munculnya oksigen di bumi ditimbulkan
setelah organisme pertama di bumi, yang dipercaya sebagai lumut atau
ganggang-ganggangan, menghasilkan proses fotosintesis, mengubah karbon yang
saat itu memenuhi bumi dan menciptakan oksigen. Ganggang-ganggangan pertama
tersebut akhirnya berevolusi dan membentuk tumbuh-tumbuhan seperti yang ada
hingga sekarang dan menciptakan bumi seperti sekarang ini dimana oksigen dapat
diperoleh secara bebas oleh mahluk hidup lainnya
Dalam pertanian, tanaman adalah beberapa jenis organisme yang dibudi dayakan pada suatu ruang atau media untuk dipanen pada masa ketika
sudah mencapai tahap pertumbuhan tertentu. Pengertian ini dibedakan dari
penggunaan secara awam bahwa tanaman sama dengan tumbuhan. Pada kenyataannya, hampir semua tanaman adalah tumbuhan,
tetapi ke dalam pengertian tanaman tercakup pula beberapa fungi (jamur pangan, seperti jamur kancing dan jamur merang) dan alga (penghasil agar-agar dan nori) yang sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan nilai
ekonominya. Tanaman "sengaja" ditanam, sedangkan tumbuhan adalah
sesuatu yang muncul atau tumbuh dari permukaan bumi.
Tumbuhan yang "tidak dipanen" masih disebut
tanaman jika diperuntukkan sebagai estetika dalam pertamanan dan arsitektur lanskap, misal tanaman bunga.
Tanaman pertanian utama yang dibudidayakan di seluruh dunia
yaitu gandum, jagung, beras, kentang, tebu, kedelai, dan sebagainya.
Menurut
kelompok produknya, tanaman biasa dibedakan menjadi:
- Serealia, tanaman pangan utama penghasil biji-bijian
- Kacang-kacangan
- Tanaman buah, penghasil buah-buahan
- Tanaman sayuran, penghasil sayur-mayur
- Tanaman industri, penghasil bahan baku industri (pewarna, karet, dan sebagainya)
- Tanaman rempah, penghasil rempah-rempah
- Tanaman umbi-umbian, penghasil umbi yang dapat dimakan
- Tanaman serat, untuk menghasilkan serat yang digunakan untuk keperluan tertentu, seperti pembuatan tekstil dan kertas
- Tanaman obat-obatan
- Tanaman penghasil minyak atsiri
B.Manfaat Tanaman Di Lingkungan
Sekitar
Tanaman dipelajari sebagai objek
dari sebuah cabang ilmu pengetahuan disebut botani atau ethnobotani. Tanaman
selain berfungsi sebagai penyedia oksigen di dunia juga memiliki banyak manfaat
bagi mahluk hidup yaitu.
1. Sebagai
makanan
Tanaman saat
ini menjadi salah satu penyedia bahan makanan bagi manusia, baik secara
langsung ataupun tidak langsung. Secara langsung tanaman menyediakan bahan
makanan pokok seperti gandum, beras dan jagung serta berbagai jenis sayuran dan
buah-buahan yang penting untuk nutrisi manusia serta budidaya lainnya seperti
kopi, teh, gula, bir, alkohol, dan lain-lain. Selain itu tanaman juga menjadi
bahan olahan untuk produk lain seperti mentega, minyak goreng, susu kedelai,
dan yang lainnya. Tanamanpun menjadi bahan makanan hewan yang juga menjadi makanan
manusia.
2. Sebagai
Produk non makanan
Sebagai produk
yang bukan makanan, tanaman menghasilkan kayu yang berguna bagi bangunan,
kertas, perabot, dan sebagainya, juga sebagai bahan pembuat kain. Hasil tanaman
dari jaman purba juga bermanfaat untuk bahan bakar yaitu batu bara. Untuk dunia
kedokteran tanaman menghasilkan aspirin, morfin, quinine, dsb dan produk herbal
non kimiawi seperti ginseng, temulawak, kunyit, jahe yang digunakan untuk
pengobatan tradisional. Tanaman juga menjadi bahan utama kebutuhan rumah tangga
dan kecantikan serta menjadi bahan utama pembuatan karet, plastic, permen karet
dan bahan kimia organik yang digunakan untuk ilmu pengetahuan dan percobaan.
3. Sebagai penggunaan estetik.
Banyak sekali
jenis tanaman yang beredar sebagai tanaman hias. Tanaman ini dipelihara oleh
berbagai pecinta tanaman baik untuk sekedar menghiasi tempat tinggal mereka
ataupun untuk meneduhkan lingkungan, mendinginkan temperatur, mengurangi
hembusan angin, mengurangi kebisingan, menambah privasi dan melindungi tanah
dari erosi.
4.Sebagai pengembang ilmu pengetahuan dan
budaya
Tanaman juga
berguna sebagai pendukung ilmu pengetahuan, dunia kedokteran dan berbagai
kebudayaan dunia. Seperti kita tahu bahwa para ahli arkeolog dapat
mengidentifikasi usia fosil, dan dunia kedokteran tertolong dengan ditemukannya
obat bius dari morfin dan kokain. Tanaman juga banyak dipakai sebagai lambang
beberapa Negara dan kelompok-kelompok tertentu
Lantas bagaimanakah manfaat tanaman yang berada disekitar
lingkungan tempat tinggal kita? Banyak manfaat yang bisa didapat dari memiliki
taman atau kebun di rumah sendiri. Tak hanya untuk kesehatan fisik saja, taman
juga memiliki dampak positif bagi mental seseorang. Oleh karena itu, para
peneliti menyarankan agar setiap rumah memiliki taman. Walau taman yang
dimiliki tak terlalu luas, tetapi manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh
generasi baik tua maupun muda.
Tanaman yang terdapat di taman akan memberikan kontribusi
yang cukup penting untuk sirkulasi udara yang segar dan bersih bagi penghuni
rumah. Terlebih jika kita tinggal di perkotaan yang tingkat polusi udaranya
cukup tinggi. Di tempat semacam ini taman dapat berperan sebagai penyangga
ekosistem dan sebagai suplai oksigen dan udara bersih yang menyehatkan.
Beberapa
manfaat adanya tanaman di lingkungan rumah Anda adalah sebagai berikut :
- Menghasilkan oksigen untuk bernafas.
Tanaman hijau merupakan penghasil oksigen terbesar untuk
kehidupan di bumi ini. Dengan melakukan penanaman pohon maka jumlah
karbondioksida di sekitar pohon itu akan berkurang yang berarti juga mengurangi
polusi yang dapat menyebabkan pemanasan global.
- Mengurangi Kebisingan.
Penanaman tanaman di sekeliling
pagar merupakan solusi praktis untuk rumah yang berada di pinggir jalan atau di
daerah yang selalu ramai dan padat dengan aktifitas kendaraan bermotor, karena
tanaman tersebut dapat meredam suara bising yang dihasilkan dari suara
kendaraan dan mampu menyaring debu yang masuk ke dalam rumah, sehingga rumah
Anda akan selalu bersih. Jenis tanaman yang cocok ditanam untuk kondisi ini
adalah tanaman dari jenis semak.
- Pendingin Alami.
Jenis tanaman rambat dapat digunakan sebagai penutup dinding
rumah yang bersentuhan langsung dengan cahaya matahari. Sinar matahari langsung
akan membuat suhu di dalam rumah meningkat, oleh karena itu menanam tanaman
rambat dengan ketebalan kurang lebih lima sentimeter mampu meredam panas yang
masuk ke dalam rumah, sehingga kerja pendingin ruangan tidak terlalu berat dan
juga menghemat penggunaan listrik.
- Menyimpan Air Tanah.
Air hujan yang jatuh langsung ke tanah akan hilang
begitu saja jika tidak ada akar tanaman yang mengikatnya. Dengan curah hujan
yang tidak menentu dan musim kemarau yang semakin sulit ditebak, Anda dapat
mensiasati ketersediaan air dengan menanam tanaman di pekarangan. Lahan tersisa
di rumah dapat diubah menjadipenampung air alami.
Begitu
banyak manfaat adanya tanaman bagi Anda dan lingkungan sekitar rumah Anda,
mungkin bisa menjadi pertimbangakan untuk menciptakan lingkungan lebih asri dan
nyaman di rumah Anda.
C.Mengenalkan Tanaman Pada Anak di
dunia pendidikan
Jaman sekarang kalau menanyakan pada anak, “pernahkah melihat tanaman padi langsung disawah?”Bukan tidak mungkin jawaban dari anak adalah “beluumm…” Peristiwa di atas bukanlah fiktif, tapi ini adalah fakta yang telah meluas di masyarakat Perkotaan. Sungguh memprihatinkan jika penduduk Indonesia yang makanan pokoknya beras belum pernah mengetahui tanaman yang menghasilkan beras tersebut ..
Ada
banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengajarkan kepada anak didik kita
tentang tanaman
1.berkebun dan bercocok tanam
Kegiatan anak tidak hanya bisa
dilakukan di dalam kelas saja bahkan di luar kelas pun dapat dilakukan . Anak-anak pasti akan
merasa bosan menghabiskan waktu belajar hanya didalam kelas,kegiatan belajar
mengajar juga dapat dilakukan diluar kelas misalnya dengan mengajak para anak
didik untuk berkebun. Di samping dapat mengenalkan anak didik untuk mencintai
alam, kegiatan tersebut juga tidak terlalu memakan biaya besar.
konsep semi
alam sebagai media sarana bermain dan belajar anak yang menyenagkan. karena anak menyadari betapa banyak rahasia
alam dan keluasan alam yang harus ia pelajari. Ia belajar dari tumbuhnya
tanaman dan keaneka ragaman tanaman, Ia belajar dari gerak angin didedaunan, ia
belajar dari suara gemercik air, ia belajar dari lumpur dan tanah, dari rumput
dan duri, dari ikan, unggas, serangga, mamalia, dan reptile, dari seni dan
tekhnologi, dari bahasa nasional dan bahasa asing. Sekolaah yang mengajarkan
anak untuk mau mencoba dan tanpa rasa takut. Sekolah yang membiarkan anak
tumbuh sebagai dirinya pribadi bukan sebagai siswa.
Dengan berkebun
anak didik akan merasakan dan mengetahui
proses pertumbuhan dari tanaman
yang mereka tanam sendiri dan mereka juga akan belajar untuk merawat tanaman
yang mereka tanam .
2.karya wisata
Karyawisata merupakan metode yang dapat menumbuhkan minat
anak Taman Kanak-Kanak untuk mengenal dan belajar mengenai sesuatu hal yang
nyata. Misalnya, untuk menumbuhkan minat tentang dunia tanaman, anak dapat
dibawa berkaryawisata ke taman. Saat karyawisata, anak juga perlu diarahkan untuk
mengamati tanaman yang tumbuh. Dengan mengamati bermacam-macam tumbuhan
tersebut anak dapat diajarkan untuk mengamati lebih lanjut tumbuhan apa saja
yang mereka minati . Melalui karyawisata ke kebun tersebut pula anak Taman Kanak-kanak perlu
juga diarahkan agar mempunyai minat untuk menyayangi tanaman dengan merawat dan
memelihara.Selanjutnya Moeslichatoen (1999) menguraikan bahwa beberapa hal yang
mungkin dilakukan anak setelah mengamati berbagai hal adalah:
1.
Anak berusaha mempertajam kesan pengamatannya sehingga memperjelas pengertian
tentang sesuatu hal. Misalnya, setelah anak-anak di ajak ke kebun bunga, mereka
lebih memahami berbagai jenis, ukuran, dan warna bunga. Atau di ajak ke kantor
pos anak akan menjadi paham tentang tukang pos, surat, amplop dan sebagainya.
Pemahaman merupakan penguatan bagi anak untuk mempelajari sesuatu hal atau
benda lebih lanjut.
2.
Anak berusaha untuk memproduksi hal-hal yang telah diamatinya. Reproduksi lebih
mudah dikomunikasikan kepada guru atau anak lain dibandingkan bila dikemukakan
melalui kata-kata.
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dalam
proses pembelajaran interaksi antara guru dengan siswa, antara siswa dengan
siswa. Dalam interaksi tersebut guru berfungsi sebagai fasilitator pembelajaran
dan ajang pengenalan media tanaman disekitar lingkungan sekolahnya,agar
anak-anak mengenal betapa pentingnya pengaruh tanaman dilingkungan tempat
tinggal mereka pengenalan akan tanaman bukan hanya di kenalkan dilingkungan
sekolah akan tetapi juga dapat di lakukan disekitar lingkungan tempat mereka
tinggal, mereka juga dapat di ajak untuk berekreasi mengenalkan tanaman yang
belum mereka kenal.
B. Saran dan Tindak lanjut
Berdasarkan
hasil kesimpulan, ada beberapa hal yang sebaiknya diterapkan oleh guru dalam
meningkatkan kualitas mengajarnya, khususnya dalam pengembangan pengenalan akan
dunia tanaman.yaitu dengan mengguunakan alat peraga yang tepat dan menarik
sesuai dengan materi kegiatan sehingga pembelajaran dapat menghasilkan hasil
belajar yang optimal.Dalam memberikan tugas pada anak terlebih dahulu guru
harus memperkenalkan media yang akan digunakan, dan gunakanlah media yang
menarik bagi anak sehingga anak antusias terhadap kegiatan yang akan dilakukan.Lihatlah
emosi dan perasaan anak, jangan biarkan anak berebut, tapi untuk mencoba
bersama. Buatlah kelompok kecil agar anak maksimal dapat mencoba semua secara
bergantian dengan teratur.Fasilitas dalam pembelajaran sangat diperlukan guna
memotivasi anak dalam menumbuhkan kemampuan kolase anak.Pemberian nilai itu
sangat penting, di samping sebagai hadiah, juga dapat memotivasi siswa untuk
meningkatkan belajar serta sebagai laporan untuk orang tua di rumah.
DAFTAR PUSTAKA
See more at:
http://gerbangmadani.com/news/manfaat-adanya-tanaman-di-lingkungan-rumah/#sthash.k8ODrH43.dpuf






0 komentar:
Posting Komentar