Kamis, 18 Februari 2016

artikel tentang tanaman



KATA PENGANTAR

Puji syukur Kehadirat Allah Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, sehingga penulis mampu menyelesaikan naskah Karya Tulis Ilmiah tanpa halangan suatu apapun.
 Karya Tulis Ilmiah ini merupakan hasil penelitian di Taman Kanak-kanak dan merupakan harapan bagi setiap guru TK untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak TK, di mana pembelajaran melalui penerapan metode demonstrasi dan pemberian tugas pada pengembangan seni ini diharapkan mampu meningkatkan kreativitas anak. Dan untuk menunjang keberhasilan dari pembelajaran ini di antaranya adalah keuletan, yang disertai dengan sikap sabar dan teliti yang penuh rasa tanggung jawab dari guru dalam menghadapi anak didik.
Proses penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini hingga selesai dengan baik tidak lepas dari bantuan berbagai pihak.
Peneliti menyadari bahwa Karya Ilmiah ini belum sempurna, untuk itu tidak menutup kemungkinan saran dan kritik yang membangun agar dapat memberikan khazanah dalam Karya Tulis Ilmiah ini. Semoga Karya Tulis Ilmiah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, terutama bagi dunia pendidikan. Amin….

                                                                                
     Makassar,20 Desember 2015
                                                                                                                          Penulis




 







DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL…………………………………………………………    i
PENGESAHAN……………………………………………………… ………  ii
KATA PENGANTAR………………………………………………………..  iii
DAFTAR ISI…………………………………………………………………  iv
BAB I  PENDAHULUAN…………………………………………………… 1    
A.    Latar Belakang Masalah………………………………………………   1
B.     Identifikasi Masalah…………………………………………………..   2
C.     Analisis Masalah………………………………………………………   3    
D.    Rumusan Masalah…………………………………………………….   3
E.     Tujuan Penelitian……………………………………………..............    3
F.      Manfaat Penelitian……………………………………………………   3
BAB II  PEMBAHASAN…….……………………………………………................  7
A.    Pengertian tanaman…………..……………………………………….   7
B.     Manfaat Tanaman………………………...…………………….…….    8
C.     Mengenalkan tanaman di dunia pendidikan…………………………... 11
BAB III  PENUTUP……………………………………………………………….…. 13
A.    Kesimpulan…………………………………………………………..   .13
B.     Saran……………………………………………………………………13

 DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………….. ……… 14
LAMPIRAN





BAB I
PENDAHULUAN
1.latar belakang
Perkembangan otak manusia pada dasarnya berkembang sangat pesat ketika mereka masih anak-anak, sehingga pengenalan akan berbagai hal (khususnya lingkungan sekitar) sangat diperlukan bagi pembentukan kepribadiannya kelak. Segala informasi yang ditangkap oleh anak akan dimasukkan sebagai sebuah memori untuk kemudian diolah dan dieskpresikan melalui segala tingkah laku yang dia tunjukkan. Namun memang tidak semua anak mempunyai kemampuan (kecerdasan) yang sama, selain karena faktor genetis (bawaan / turunan), faktor lingkungan dan pendidikan ikut mempengaruhi pola perkembangan kecerdasan seorang anak.
Rangsangan sangat diperlukan bagi perkembangan ini, baik berupa perhatian dan tuntunan  dari orang tua atau bahkan lingkungan alam sekitar ( khususnya yang masih alami). Kebanyakan orang tua karena pola pendidikan kepada anaknya yang cenderung “dipaksakan” malah justru menghambat perkembangan kecerdasan si anak sehingga sering membuat anak tumbuh tidak seperti seharusnya (alami). Diantaranya tersedianya berbagai media pendidikan anak yang mudah didapat di toko dan kebanyakan hanya untuk dipakai saja (konsumtif), sedang anak sendiri bahkan orang tuapun juga tidak tahu bagaimana cara membuatnya dan cara memperbaikinya jika rusak.
Alam dan segala isinya merupakan media yang sangat bagus bagi proses perkembangan kecerdasan anak, karena di alamlah segala ciptaan Tuhan bisa diketemukan untuk dipelajari dan dikenalkan kepada anak. Biasanya alam juga akan memberikan suasana tersendiri bagi anak untuk bisa merasakan (berinteraksi) secara langsung dengan lingkungan yang seharusnya. Disinilah sebenarnya segala kemampuan dan kecerdasan anak akan muncul dengan sendirinya, sedang peran orang tua adalah membimbing dan mengajarkan apa yang seharusnya bisa diajarkan. Sehingga ada pepatah, kalau ingin anak kita bisa tumbuh secara alami maka biarlah alam yang akan mengajarkan (membimbingnya).
Dunia anak adalah dunia bermain, dan pada usia anak-anak lah saat yang tepat untuk menanamkan kesadaran dan nilai-nilai untuk lebih menghargai lingkungannya. Dengan memperkenalkan berbagai komponen alam dan fungsinya, juga mencoba mengembalikan lagi dunia anak-anak yang sebenarnya yaitu bermain di alam bebas sehingga akan lebih mendorong daya inovasi dan kreativitasnya terhadap berbagai hal yang ada di lingkungan sekitarnya.
            Pada masa inilah sebaiknya anak diajarkan bagaimana cara memanfaatkan lingkungan dengan baik misalnya saja mengenai tanaman-tanaman yang ada disekitar rumahnya.saat seorang anak hanya sering berada di dalam rumah dan tak pernah mengenal tentang dunia luar mereka tidak akan pernah tahu bagaimana lingkungan itu dan bahkan mereka tidak akan tahu seperti apa tanaman itu.Tanpa kita sadari tanaman-tanaman yang ada disekitar rumah juga memiliki manfaat yang sangat besar bagi pengetahuan anak.
B.     Identifikasi Masalah
Seperti yang telah diuraikan dalam latar belakang di atas, masalah yang diidentifikasikan adalah:
1.anak-anak tidak akan tahu seperti apa tanaman itu.
2.anak-anak tidak akan tahu manfaat tanaman disekitar lingkungannya
3.banyak anak-anak yang belum mengenal pentingnya memelihara tanaman.
Berdasarkan analisis di atas, Rumusan Masalah yang dapat kita peroleh adalah
“Apakah yang dimaksud dengan Tanaman?”Bagaimana cara mengenalkan manfaat tanaman yang ada di lingkungan sekitar?”bagaimana cara mengenalkan tanaman dalam bidang pendidikan?”
C.Analisis Masalah
Dari identifikasi masalah di atas, masalah yang akan dipecahkan adalah seorang anak harus diajarkan akan pentingnya pengenalan tanaman di usia dini,mengapa demikian?disamping untuk pemanfaatan pengetahuan tentang tanaman yang semakin dia kenal, mereka juga akan semakin mengenal lingkungan  yang ada disekitar mereka dan pada akhirnya mereka akan tertarik dan mencintai tanaman ,bahkan mereka akan belajar untuk merawat tanaman seperti bunga misalnya sebagai bukti kecintaan mereka terhadap tanaman.
D.Rumusan Masalah
Berdasarkan analisis di atas, Rumusan Masalah yang dapat kita peroleh adalah
“Apakah yang dimaksud dengan Tanaman?” bagaimana manfaat tanaman yang ada di lingkungan sekitar?”bagaimana cara mengenalkan tanaman dalam bidang pendidikan?”
E.Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan kepada anak didik tentang tanaman dan manfaat yang terdapat pada tanaman.
F.Manfaat Penelitian
1.anak didik akan mengetahui tanaman itu seperti apa.
2.anak didik akan mengenal manfaat tanaman
3.mereka akan semakin mengenal lingkungan sekitar mereka.











BAB II
PEMBAHASAN
A.Pengertian Tanaman
Tanaman adalah mahluk hidup yang tidak dapat berpindah tempat dan memproduksi makanannya sendiri. Sangat berbeda dengan hewan terutama manusia yang menggantungkan hidupnya dengan mahluk hidup lainnya, dengan bantuan sinar matahari makanan tanaman diproduksi sendiri menggunakan unsur-unsur anorganik yang terdapat di tempat sekitar mereka hidup. Proses ini disebut fotosintesis dan dilakukan oleh semua jenis tanaman. Sifat tanaman ini disebut autotrof, dan karena sifat inilah tanaman selalu ditempatkan di tempat pertama di setiap rantai makanan mahluk hidup.
Pada tanaman proses fotosintesis dilakukan di siang hari dikala matahari menyinari bumi. Proses ini adalah proses biokimia yang juga dilakukan oleh jenis lumut dan bakteri untuk memproduksi makanan. Photos artinya cahaya dan dengan menggunakan cahaya matahari inilah tumbuhan mengubah gas karbondioksida dan unsur-unsur mineral dalam tanah serta air untuk menghasilkan gula (glukosa) dan oksigen. Proses ini dilakukan oleh zat hijau daun bernama klorofil yang berada di daun dan dilindungi oleh lapisan lilin untuk mencegah penguapan. Gula disini disimpan tumbuhan sebagai cadangan energi, dan oksigen yang dihasilkan dinikmati oleh semua mahluk hidup di dunia ini.
Pada awal terciptanya, bumi tidak memiliki oksigen dan karena itulah tidak ada mahluk hidup yang dapat hidup. Proses munculnya oksigen di bumi ditimbulkan setelah organisme pertama di bumi, yang dipercaya sebagai lumut atau ganggang-ganggangan, menghasilkan proses fotosintesis, mengubah karbon yang saat itu memenuhi bumi dan menciptakan oksigen. Ganggang-ganggangan pertama tersebut akhirnya berevolusi dan membentuk tumbuh-tumbuhan seperti yang ada hingga sekarang dan menciptakan bumi seperti sekarang ini dimana oksigen dapat diperoleh secara bebas oleh mahluk hidup lainnya
Dalam pertanian, tanaman adalah beberapa jenis organisme yang dibudi dayakan pada suatu ruang atau media untuk dipanen pada masa ketika sudah mencapai tahap pertumbuhan tertentu. Pengertian ini dibedakan dari penggunaan secara awam bahwa tanaman sama dengan tumbuhan. Pada kenyataannya, hampir semua tanaman adalah tumbuhan, tetapi ke dalam pengertian tanaman tercakup pula beberapa fungi (jamur pangan, seperti jamur kancing dan jamur merang) dan alga (penghasil agar-agar dan nori) yang sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan nilai ekonominya. Tanaman "sengaja" ditanam, sedangkan tumbuhan adalah sesuatu yang muncul atau tumbuh dari permukaan bumi.
Tumbuhan yang "tidak dipanen" masih disebut tanaman jika diperuntukkan sebagai estetika dalam pertamanan dan arsitektur lanskap, misal tanaman bunga.
Tanaman pertanian utama yang dibudidayakan di seluruh dunia yaitu gandum, jagung, beras, kentang, tebu, kedelai, dan sebagainya.
Menurut kelompok produknya, tanaman biasa dibedakan menjadi:

B.Manfaat Tanaman Di Lingkungan Sekitar
Tanaman dipelajari sebagai objek dari sebuah cabang ilmu pengetahuan disebut botani atau ethnobotani. Tanaman selain berfungsi sebagai penyedia oksigen di dunia juga memiliki banyak manfaat bagi mahluk hidup yaitu.
1.      Sebagai makanan
Tanaman saat ini menjadi salah satu penyedia bahan makanan bagi manusia, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Secara langsung tanaman menyediakan bahan makanan pokok seperti gandum, beras dan jagung serta berbagai jenis sayuran dan buah-buahan yang penting untuk nutrisi manusia serta budidaya lainnya seperti kopi, teh, gula, bir, alkohol, dan lain-lain. Selain itu tanaman juga menjadi bahan olahan untuk produk lain seperti mentega, minyak goreng, susu kedelai, dan yang lainnya. Tanamanpun menjadi bahan makanan hewan yang juga menjadi makanan manusia.
2.      Sebagai Produk non makanan
Sebagai produk yang bukan makanan, tanaman menghasilkan kayu yang berguna bagi bangunan, kertas, perabot, dan sebagainya, juga sebagai bahan pembuat kain. Hasil tanaman dari jaman purba juga bermanfaat untuk bahan bakar yaitu batu bara. Untuk dunia kedokteran tanaman menghasilkan aspirin, morfin, quinine, dsb dan produk herbal non kimiawi seperti ginseng, temulawak, kunyit, jahe yang digunakan untuk pengobatan tradisional. Tanaman juga menjadi bahan utama kebutuhan rumah tangga dan kecantikan serta menjadi bahan utama pembuatan karet, plastic, permen karet dan bahan kimia organik yang digunakan untuk ilmu pengetahuan dan percobaan.
     3. Sebagai penggunaan estetik.
Banyak sekali jenis tanaman yang beredar sebagai tanaman hias. Tanaman ini dipelihara oleh berbagai pecinta tanaman baik untuk sekedar menghiasi tempat tinggal mereka ataupun untuk meneduhkan lingkungan, mendinginkan temperatur, mengurangi hembusan angin, mengurangi kebisingan, menambah privasi dan melindungi tanah dari erosi.
    4.Sebagai pengembang ilmu pengetahuan dan budaya
Tanaman juga berguna sebagai pendukung ilmu pengetahuan, dunia kedokteran dan berbagai kebudayaan dunia. Seperti kita tahu bahwa para ahli arkeolog dapat mengidentifikasi usia fosil, dan dunia kedokteran tertolong dengan ditemukannya obat bius dari morfin dan kokain. Tanaman juga banyak dipakai sebagai lambang beberapa Negara dan kelompok-kelompok tertentu
Lantas bagaimanakah manfaat tanaman yang berada disekitar lingkungan tempat tinggal kita? Banyak manfaat yang bisa didapat dari memiliki taman atau kebun di rumah sendiri. Tak hanya untuk kesehatan fisik saja, taman juga memiliki dampak positif bagi mental seseorang. Oleh karena itu, para peneliti menyarankan agar setiap rumah memiliki taman. Walau taman yang dimiliki tak terlalu luas, tetapi manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh generasi baik tua maupun muda.
Tanaman yang terdapat di taman akan memberikan kontribusi yang cukup penting untuk sirkulasi udara yang segar dan bersih bagi penghuni rumah. Terlebih jika kita tinggal di perkotaan yang tingkat polusi udaranya cukup tinggi. Di tempat semacam ini taman dapat berperan sebagai penyangga ekosistem dan sebagai suplai oksigen dan udara bersih yang menyehatkan.
Beberapa manfaat adanya tanaman di lingkungan rumah Anda adalah sebagai berikut :
  1. Menghasilkan oksigen untuk bernafas. 
Tanaman hijau merupakan penghasil oksigen terbesar untuk kehidupan di bumi ini. Dengan melakukan penanaman pohon maka jumlah karbondioksida di sekitar pohon itu akan berkurang yang berarti juga mengurangi polusi yang dapat menyebabkan pemanasan global.
  1. Mengurangi Kebisingan.
 Penanaman tanaman di sekeliling pagar merupakan solusi praktis untuk rumah yang berada di pinggir jalan atau di daerah yang selalu ramai dan padat dengan aktifitas kendaraan bermotor, karena tanaman tersebut dapat meredam suara bising yang dihasilkan dari suara kendaraan dan mampu menyaring debu yang masuk ke dalam rumah, sehingga rumah Anda akan selalu bersih. Jenis tanaman yang cocok ditanam untuk kondisi ini adalah tanaman dari jenis semak.
  1. Pendingin Alami
Jenis tanaman rambat dapat digunakan sebagai penutup dinding rumah yang bersentuhan langsung dengan cahaya matahari. Sinar matahari langsung akan membuat suhu di dalam rumah meningkat, oleh karena itu menanam tanaman rambat dengan ketebalan kurang lebih lima sentimeter mampu meredam panas yang masuk ke dalam rumah, sehingga kerja pendingin ruangan tidak terlalu berat dan juga menghemat penggunaan listrik.
  1. Menyimpan Air Tanah.
 Air hujan yang jatuh langsung ke tanah akan hilang begitu saja jika tidak ada akar tanaman yang mengikatnya. Dengan curah hujan yang tidak menentu dan musim kemarau yang semakin sulit ditebak, Anda dapat mensiasati ketersediaan air dengan menanam tanaman di pekarangan. Lahan tersisa di rumah dapat diubah menjadipenampung air alami.
Begitu banyak manfaat adanya tanaman bagi Anda dan lingkungan sekitar rumah Anda, mungkin bisa menjadi pertimbangakan untuk menciptakan lingkungan lebih asri dan nyaman di rumah Anda.
C.Mengenalkan Tanaman Pada Anak di dunia pendidikan

Jaman sekarang kalau menanyakan pada anak, “pernahkah melihat tanaman padi langsung disawah?”Bukan tidak mungkin jawaban dari anak adalah “beluumm…” Peristiwa di atas bukanlah fiktif, tapi ini adalah fakta yang telah meluas di masyarakat Perkotaan. Sungguh memprihatinkan jika penduduk Indonesia yang makanan pokoknya beras belum pernah mengetahui tanaman yang menghasilkan beras tersebut ..

Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengajarkan kepada anak didik kita tentang tanaman
1.berkebun dan bercocok tanam
Kegiatan anak tidak hanya bisa dilakukan di dalam kelas saja bahkan di luar kelas  pun dapat dilakukan . Anak-anak pasti akan merasa bosan menghabiskan waktu belajar hanya didalam kelas,kegiatan belajar mengajar juga dapat dilakukan diluar kelas misalnya dengan mengajak para anak didik untuk berkebun. Di samping dapat mengenalkan anak didik untuk mencintai alam, kegiatan tersebut juga tidak terlalu memakan biaya besar.
konsep semi alam sebagai media sarana bermain dan belajar anak yang menyenagkan.  karena anak menyadari betapa banyak rahasia alam dan keluasan alam yang harus ia pelajari. Ia belajar dari tumbuhnya tanaman dan keaneka ragaman tanaman, Ia belajar dari gerak angin didedaunan, ia belajar dari suara gemercik air, ia belajar dari lumpur dan tanah, dari rumput dan duri, dari ikan, unggas, serangga, mamalia, dan reptile, dari seni dan tekhnologi, dari bahasa nasional dan bahasa asing. Sekolaah yang mengajarkan anak untuk mau mencoba dan tanpa rasa takut. Sekolah yang membiarkan anak tumbuh sebagai dirinya pribadi bukan sebagai siswa.
Dengan berkebun anak didik akan merasakan dan mengetahui  proses pertumbuhan  dari tanaman yang mereka tanam sendiri dan mereka juga akan belajar untuk merawat tanaman yang mereka tanam .
2.karya wisata
Karyawisata merupakan metode yang dapat menumbuhkan minat anak Taman Kanak-Kanak untuk mengenal dan belajar mengenai sesuatu hal yang nyata. Misalnya, untuk menumbuhkan minat tentang dunia tanaman, anak dapat dibawa berkaryawisata ke taman. Saat karyawisata, anak juga perlu diarahkan untuk mengamati tanaman yang tumbuh. Dengan mengamati bermacam-macam tumbuhan tersebut anak dapat diajarkan untuk mengamati lebih lanjut tumbuhan apa saja yang mereka minati . Melalui karyawisata ke kebun  tersebut pula anak Taman Kanak-kanak perlu juga diarahkan agar mempunyai minat untuk menyayangi tanaman dengan merawat dan memelihara.Selanjutnya Moeslichatoen (1999) menguraikan bahwa beberapa hal yang mungkin dilakukan anak setelah mengamati berbagai hal adalah:
1.      Anak berusaha mempertajam kesan pengamatannya sehingga memperjelas pengertian tentang sesuatu hal. Misalnya, setelah anak-anak di ajak ke kebun bunga, mereka lebih memahami berbagai jenis, ukuran, dan warna bunga. Atau di ajak ke kantor pos anak akan menjadi paham tentang tukang pos, surat, amplop dan sebagainya. Pemahaman merupakan penguatan bagi anak untuk mempelajari sesuatu hal atau benda lebih lanjut.
2.      Anak berusaha untuk memproduksi hal-hal yang telah diamatinya. Reproduksi lebih mudah dikomunikasikan kepada guru atau anak lain dibandingkan bila dikemukakan melalui kata-kata.
















PENUTUP
A.    Kesimpulan
Dalam proses pembelajaran interaksi antara guru dengan siswa, antara siswa dengan siswa. Dalam interaksi tersebut guru berfungsi sebagai fasilitator pembelajaran dan ajang pengenalan media tanaman disekitar lingkungan sekolahnya,agar anak-anak mengenal betapa pentingnya pengaruh tanaman dilingkungan tempat tinggal mereka pengenalan akan tanaman bukan hanya di kenalkan dilingkungan sekolah akan tetapi juga dapat di lakukan disekitar lingkungan tempat mereka tinggal, mereka juga dapat di ajak untuk berekreasi mengenalkan tanaman yang belum mereka kenal.
B.     Saran dan Tindak lanjut
Berdasarkan hasil kesimpulan, ada beberapa hal yang sebaiknya diterapkan oleh guru dalam meningkatkan kualitas mengajarnya, khususnya dalam pengembangan pengenalan akan dunia tanaman.yaitu dengan mengguunakan alat peraga yang tepat dan menarik sesuai dengan materi kegiatan sehingga pembelajaran dapat menghasilkan hasil belajar yang optimal.Dalam memberikan tugas pada anak terlebih dahulu guru harus memperkenalkan media yang akan digunakan, dan gunakanlah media yang menarik bagi anak sehingga anak antusias terhadap kegiatan yang akan dilakukan.Lihatlah emosi dan perasaan anak, jangan biarkan anak berebut, tapi untuk mencoba bersama. Buatlah kelompok kecil agar anak maksimal dapat mencoba semua secara bergantian dengan teratur.Fasilitas dalam pembelajaran sangat diperlukan guna memotivasi anak dalam menumbuhkan kemampuan kolase anak.Pemberian nilai itu sangat penting, di samping sebagai hadiah, juga dapat memotivasi siswa untuk meningkatkan belajar serta sebagai laporan untuk orang tua di rumah.

DAFTAR PUSTAKA
See more at: http://gerbangmadani.com/news/manfaat-adanya-tanaman-di-lingkungan-rumah/#sthash.k8ODrH43.dpuf


0 komentar:

Posting Komentar